Demokrasi Jadi Dalih Untuk Intervensi dan Invasi

SHARE:



KABAR NASIONAL - “Demokrasi juga gagal menghilangkan aristokrasi yang cirinya kekuasaan dikuasai oleh kaum elit. Dalam praktek demokrasi dimanapun, kekuasaan tetap saja dipegang oleh kaum elit yaitu para kapitalis, elit partai, dan kelas politik. Hal itu sangat kentara.” Kata Direktur Pusat Kajian Multidimensi Firdaus Bayu kepada KABAR NASIONAL (13/11).

Firdaus mengungkapkan penguasa dan politisi di negara demokrasi manapun selalu berasal dari dinasti kelas berkuasa secara politik dan ekonomi dan kelompoknya.

“Demokrasi merupakan sistem yang rusak dan memproduksi banyak kerusakan. Demokrasi rusak terutama karena pilar utamanya adalah paham kebebasan. Kebebasan inilah yang melahirkan banyak kerusakan di segala bidang; moral, pemerintahan, hukum, ekonomi, dll.” Ujar Firdaus.

Ia mengatakan dengan dalih demokrasi dan kebebasan, pornografi, pornoaksi, seks bebas, zina asal suka sama suka, aborsi, peredaran miras, dll tidak bisa diberantas tuntas.

“Di bidang pemerintahan, korupsi juga menonjol dalam sistem demokrasi. Kebebasan kepemilikan melahirkan sistem ekonomi kapitalisme liberalisme yang membolehkan individu menguasai dan memiliki apa saja termasuk harta milik umum.” Ujarnya.

Ia menjelaskan kebebasan berpendapat melahirkan keliaran dalam berpendapat sehingga menistakan agama, mencela Rasul SAW, dan menyebarkan kecabulan dan berbagai kerusakan. Kebebasan beragama membuat agama tidak lagi prinsip, orang dengan mudah bisa menodai kesucian agama, mengaku nabi, dsb.

“Demokrasi dijadikan alat penjajahan oleh barat atas dunia terutama negeri kaum muslimin. Melalui pembuatan undang-undang, Barat bisa memasukkan bahkan memaksakan UU yang menjamin ketundukan kepada barat, mengalirkan kekayaan kepada barat dan memformat masyarakat menurut corak yang dikehendaki barat.” Imbuhnya.

“Bahkan tak jarang demokrasi dijadikan dalih untuk langsung melakukan intervensi dan invasi atas berbagai negeri di dunia seperti yang terjadi di Panama, Haiti, Irak, dsb.” Pungkasnya. (yk)

COMMENTS

Nama

Artis,1,Berita,390,Buruh,1,Daerah,19,Demonstrasi,1,Ekonomi,3,Hukum,7,Internasional,11,Keluarga,1,Nasional,357,Opini,15,Opini Anda,1,Opini Pakar,26,Palestina,2,Pembangunan,1,perppu,1,Perppu Ormas,12,Politik,3,Polling,1,Publik Figur,1,SDA,5,Serba-serbi,3,Sosial,3,Suara Netizen,1,Suara Pakar,4,Taksi Online,1,Video,7,Waskita,1,Wawancara,1,
ltr
item
Kabar Nasional - Portal Berita Independen: Demokrasi Jadi Dalih Untuk Intervensi dan Invasi
Demokrasi Jadi Dalih Untuk Intervensi dan Invasi
https://2.bp.blogspot.com/-0mOt8Mo1Zr0/WgmOOGQEHUI/AAAAAAAAB4E/NGbiTsi7lvcJkhswVx6LyVpfERfz92C1wCLcBGAs/s640/IMG-20171113-WA0022.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-0mOt8Mo1Zr0/WgmOOGQEHUI/AAAAAAAAB4E/NGbiTsi7lvcJkhswVx6LyVpfERfz92C1wCLcBGAs/s72-c/IMG-20171113-WA0022.jpg
Kabar Nasional - Portal Berita Independen
http://www.kabarnasional.com/2017/11/demokrasi-jadi-dalih-untuk-intervensi.html
http://www.kabarnasional.com/
http://www.kabarnasional.com/
http://www.kabarnasional.com/2017/11/demokrasi-jadi-dalih-untuk-intervensi.html
true
1475393274983693696
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy