Komentari soal Utang Luar Negeri, Pengamat: Indonesia dalam Posisi Terdikte 2 Hal

SHARE:



KABAR NASIONAL - Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir Agustus 2017 tercatat 340,5 miliar dolar AS atau tumbuh 4,7 persen (yoy).

Utang luar negeri tersebut terdiri dari ULN sektor swasta yang komposisinya 48,6 persen dari total ULN, dan ULN sektor publik dengan komposisi 51,4 persen dari total ULN. Total ULN tersebut didominasi ULN jangka panjang mencapai 86,5 persen dari total ULN, sisanya ULN jangka pendek yang mencapai 13,5 persen.

Berdasarkan kelompok peminjam, ULN sektor swasta tercatat 165,6 miliar dolar AS atau tumbuh 0,1 persen (yoy), setelah pada Juli 2017 mengalami penurunan sebesar 1,1 persen (yoy).

Direktur Pusat Kajian Multidimensi (PUKAM) Firdaus Bayu mengatakan sudah menjadi rahasia umum kecenderungan  pemerintahan Indonesia terus menerus menambah Utang dan Indonesia dalam posisi terdikte karena utang Indonesia menggunung.

“Indonesia terdikte dalam dua hal, yaitu pertama  dalam hal utang itu sendiri, dan kedua, tetap terus diminta untuk membangun dalam konsisi ruang fiskal yang sempit, maka terpaksa melakukan utang lagi. Inilah jerat utang, debt trap. Ini memang dikondisikan dan diciptakan.” Kata Firdaus kepada KABAR NASIONAL Rabu (18/10).

Firdaus mengatakan, Ini memang jebakan utang. Realisasi utang kita terhadap ADB, Bank Dunia, dan Cina itu besar. Asing bisa kapan saja membuat turbulensi Indonesia dengan utang.

Ia menambahkan, utang dipakai untuk mengatur negara penerima utang oleh pemberi utang. Mekanismenya dipakai melalui pinjaman program. Pada era Presiden Joko Widodo, pinjaman program meningkat 414 %.

“Melalui utang segala rumah tangga Indonesia di atur oleh negara-negara donor. Contoh paling sederhana adalah Proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung. Itu jelas sekali kita  diatur oleh Cina. Proyek ini bagaimanapun ada manfaatnya. Tapi manfaat terbesar tentu akan diambil pemilik modal, Cina. Proyek seperti ini tidak bisa disebut konsep proyek Win-Win, tapi ini proyek Win-Lose, yang menang adalah pemodal.” Pungkasnya. (yk)

COMMENTS

Nama

Artis,1,Berita,390,Buruh,1,Daerah,19,Demonstrasi,1,Ekonomi,3,Hukum,7,Internasional,11,Keluarga,1,Nasional,357,Opini,15,Opini Anda,1,Opini Pakar,26,Palestina,2,Pembangunan,1,perppu,1,Perppu Ormas,12,Politik,3,Polling,1,Publik Figur,1,SDA,5,Serba-serbi,3,Sosial,3,Suara Netizen,1,Suara Pakar,4,Taksi Online,1,Video,7,Waskita,1,Wawancara,1,
ltr
item
Kabar Nasional - Portal Berita Independen: Komentari soal Utang Luar Negeri, Pengamat: Indonesia dalam Posisi Terdikte 2 Hal
Komentari soal Utang Luar Negeri, Pengamat: Indonesia dalam Posisi Terdikte 2 Hal
https://4.bp.blogspot.com/-ohlJ-woZvLc/WeclgGvtoMI/AAAAAAAAByg/erGWmkFQc-wjtCP_I6nUqTs0WdZsZ3G-QCLcBGAs/s400/firdaus%2Bbayu%2Bdirektur%2Bpusat%2Bkajian%2Bmultidimensi.jpeg
https://4.bp.blogspot.com/-ohlJ-woZvLc/WeclgGvtoMI/AAAAAAAAByg/erGWmkFQc-wjtCP_I6nUqTs0WdZsZ3G-QCLcBGAs/s72-c/firdaus%2Bbayu%2Bdirektur%2Bpusat%2Bkajian%2Bmultidimensi.jpeg
Kabar Nasional - Portal Berita Independen
http://www.kabarnasional.com/2017/10/komentari-soal-utang-luar-negeri.html
http://www.kabarnasional.com/
http://www.kabarnasional.com/
http://www.kabarnasional.com/2017/10/komentari-soal-utang-luar-negeri.html
true
1475393274983693696
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy