Pengamat Sikapi Perempuan dan Kemiskinan

SHARE:



KABAR NASIONAL - Dalam waktu sepuluh tahun terakhir, Indonesia menikmati pertumbuhan ekonomi antara 5-6% per tahun, tapi penurunan angka kemiskinan justru stagnan.

“Saat menyadari bahwa penyebab utama persoalan yang melingkupi perempuan adalah kemiskinan, maka seharusnya pemerintah mengambil langkah untuk menyelesaikan kemiskinan.” Ungkap pengamat sosial politik Ainun Dawaun Nufus kepada wartawan KABAR NASIONAL (13/9)

Ainun memaparkan kondisi perempuan Indonesia dimana banyak para ibu keluar rumah untuk membantu suami mencari nafkah.  Ada pula ibu yang terpaksa harus mencari nafkah sendiri karena suami atau keluarganya tidak memiliki tanggung jawab bahkan melepaskan tanggung jawab untuk menafkahinya.

“Mereka terpaksa harus meninggalkan rumah dan anak-anak mereka beratus-ratus kilometer atau bahkan bertahun-tahun untuk sekedar mengejar kebutuhan perut. Keterpaksaan harus diakhiri juga disokong dengan berbagai regulasi yang ada.” Kata Ainun.

Ainun mengatakan bahwa program pemberdayaan ekonomi perempuan diluncurkan untuk mendorong perempuan bekerja. Ini berarti kebijakan pemerintah justru menfasilitasi untuk bekerja dan menghasilkan uang sendiri. opini yang tumbuh ditengah masyarakat telah menghilangkan fitrah seorang ibu yang seharusnya berada dirumah untuk mendidik anak-anaknya.

“Adanya advokasi dari berbagai gerakan perempuan melalui berbagai regulasi perlindungan pekerja perempuan seperti UU tentang pencegahan kekerasan seksual di tempat kerja dan keharusan perusahaan membuat tempat penitipan anak (daycare) membuat  para ibu semakin berani keluar rumah, semakin nyaman dan merasa terlindungi. Ini menyebabkan fenomena kaum migran menjadi kian marak.” Tuturnya.

Ainun menyikapi bahwa Islam memandang perempuan dengan tepat dan mendudukannya pada posisi yang mulia. Yakni sebagai ibu dan pengatur rumah tangga. Ini adalah posisi yang sangat strategis. Sebab masa depan generasi dan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh posisi ini. Maka proses pendidikan pada anak yang dilakukan oleh kaum ibu menjadi kunci utama tingginya peradaban sebuah bangsa.

“Adapun kewajiban mencari nafkah dibebankan pada kaum laki-laki. Bukan untuk menunjukkan kekuatan laki-laki dan kelemahan perempuan. Tapi peran ini diberikan sesuai dengan kemampuan fisik dan tanggung jawab yang diberikan Allah swt pada laki-laki.” Imbuhnya. (Rin)

COMMENTS

Nama

Berita,387,Buruh,1,Daerah,19,Ekonomi,3,Hukum,7,Internasional,11,Keluarga,1,Nasional,355,Opini,15,Opini Anda,1,Opini Pakar,26,Palestina,2,perppu,1,Perppu Ormas,12,Politik,3,Polling,1,SDA,5,Serba-serbi,3,Sosial,3,Suara Netizen,1,Suara Pakar,4,Video,7,Wawancara,1,
ltr
item
Kabar Nasional - Portal Berita Independen: Pengamat Sikapi Perempuan dan Kemiskinan
Pengamat Sikapi Perempuan dan Kemiskinan
https://3.bp.blogspot.com/-6gPAbdpd-kM/WbksqGsh0cI/AAAAAAAABWE/9eWspsrG1bwodzQrwEbPHicAjrUudaCbQCLcBGAs/s640/perempuan%2Bdan%2Bkemiskinan.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-6gPAbdpd-kM/WbksqGsh0cI/AAAAAAAABWE/9eWspsrG1bwodzQrwEbPHicAjrUudaCbQCLcBGAs/s72-c/perempuan%2Bdan%2Bkemiskinan.jpg
Kabar Nasional - Portal Berita Independen
http://www.kabarnasional.com/2017/09/pengamat-sikapi-perempuan-dan-kemiskinan_13.html
http://www.kabarnasional.com/
http://www.kabarnasional.com/
http://www.kabarnasional.com/2017/09/pengamat-sikapi-perempuan-dan-kemiskinan_13.html
true
1475393274983693696
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy