Pengamat: Pemilu 2019 Hanya Rutinitas Semu

SHARE:



KABARNASIONAL, JAKARTA - Menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2019, Pengamat Sosial Politik, Anid Maryuni Ardi merasa pesimis akan terjadi akselerasi pembangunan nasional jika sistem presidential threshold, ketentuannya masih sama seperti UU Nomor 42 Tahun 2008 yang menetapkan ambang batas partai politik harus memiliki 20 kursni DPR RI atau 25 persen suara nasional.


Menurut Anis; regulasi yang memungkinkan banyaknya unsur dukungan partai politik untuk mengusung calon Presiden akan memperlambat pengambilan kebijakan pembangunan dalam artikulasi kepentingan umum.

“Kondisi ini masih belum memungkinkan akan terselenggaranya pemerintahan yang cocok ala sistem presidensiil, karena membuka peluang semaraknya kursi DPR yang penuh warna-warni kepentingan. Bagaimana tidak, multipartai di Indonesia dengan peserta pemilu terakhir sebanyak 12 partai politik masih terlalu banyak untuk proses artikulasi dan agregasi kepentingan umum,” katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (2/7).

Baginya melihat sistem presidensiil kurang cocok jika dilekatkan dengan sistem multipartai yang ekstrim. Sedangkan sistem pemilu di Indonesia adalah sistem pemilihan proporsional, yang bahkan negara Amerika pun tidak berani menggunakannya.

Oleh karena itu, kendati kultur Partai Politik di Indonesia diantaranya terbentuk oleh kesadaran agama, dia berharap partai politik, baik ‘aliran’ nasionalis dan agama maupun hanya nasionalis, hendaknya menemui jalan mufakat agar lebih efisien.

Selain itu dia menekankan agar partai politik betul-betul mempunyai idiologi dan sistem pengkaderan yang kuat untuk mencetak karakter pemimpin nasional, sehingga euphoria pemilihan umum bukan hanya mengandalkan populisme eksklusif dari sosok seorang figur.

“Bisa jadi 2019 adalah titik cerah bagi bangsa Indonesia jika pesta elektoral ini disiapkan betul-betul oleh kontestan aktif pemilu. Berbeda dengan pilpres 2014 dimana pertarungan dikategorikan menjadi populisme inklusif Jokowi dan populisme eksklusif Prabowo,” pungkasnya.

(Dadangsah Dapunta)

sumber: aktual.com

COMMENTS

Nama

Berita,362,Daerah,19,Ekonomi,3,Hukum,6,Internasional,11,Keluarga,1,Nasional,329,Opini,15,Opini Anda,1,Opini Pakar,22,perppu,1,Perppu Ormas,10,Polling,1,SDA,4,Serba-serbi,3,Sosial,2,Suara Netizen,1,Suara Pakar,3,Video,7,Wawancara,1,
ltr
item
Kabar Nasional - Portal Berita Independen: Pengamat: Pemilu 2019 Hanya Rutinitas Semu
Pengamat: Pemilu 2019 Hanya Rutinitas Semu
https://3.bp.blogspot.com/-i6Fa7bsght8/WVnK4bUJYcI/AAAAAAAAAgQ/NFBeiiOp6m8eqFgqylwDIzr2vLSo_I2rACLcBGAs/s640/pilpres%2B2019%252C%2Bkabarnasional.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-i6Fa7bsght8/WVnK4bUJYcI/AAAAAAAAAgQ/NFBeiiOp6m8eqFgqylwDIzr2vLSo_I2rACLcBGAs/s72-c/pilpres%2B2019%252C%2Bkabarnasional.jpg
Kabar Nasional - Portal Berita Independen
http://www.kabarnasional.com/2017/07/pengamat-pemilu-2019-hanya-rutinitas_37.html
http://www.kabarnasional.com/
http://www.kabarnasional.com/
http://www.kabarnasional.com/2017/07/pengamat-pemilu-2019-hanya-rutinitas_37.html
true
1475393274983693696
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy