Komnas HAM Ungkap Lima Cacat Perppu Ormas

SHARE:



KABARNASIONAL.INFO - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia telah mengkaji Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 17 tahun 2013 tentang organisasi Kemasyarakatan. Sebagaimana diungkapkan Maneger Nasution, Komisioner Konmas HAM, dalam keterangan tertulisnya pada Minggu, 16 Juli 2017, ditemukan sedikitnya lima hal yang disebut sebagai "lima cacat Perppu Nomor 2 Tahun 2017".

Pertama, cacat lahir. Penerbitan perppu itu tidak memenuhi tiga syarat sebagaimana dinyatakan dalam putusan Mahkamah Konstitusi, yaitu kebutuhan mendesak untuk menyelesaikan masalah hukum secara cepat berdasarkan Undang-Undang, kekosongan hukum karena undang-undang yang dibutuhkan belum ada atau tidak memadai, dan kekosongan hukum tidak dapat diatasi dengan prosedur normal pembuatan undang-undang.

"Syarat tersebut tidak terpenuhi karena tidak ada situasi kekosongan hukum terkait prosedur penjatuhan sanksi terhadap ormas," kata Maneger.
Kedua, cacat substansi. Perppu itu, menurut Maneger, mengandung muatan pembatasan kebebasan untuk berserikat yang tidak legitimate. Padahal kebebasan berserikat adalah hak yang dijamin konstitusi dan Undang-Undang tentang Hak Asasi Manusia.

Pembatasan HAM hanya dapat dibatasi oleh dan berdasarkan undang-undang, semata untuk menjamin pengakuan dan penghormatan atas HAM serta kebebasan dasar orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai pertimbangan moral-kesusilaan, nilai-nilai agama, keamanan, ketertiban umum, dan kepentingan bangsa dalam suatu masyakat yang demokratis.

Ketiga, cacat metodologi. Perppu itu menghapus mekanisme due process of law (asas legalitas) dalam pembubaran ormas. "Memang inilah yang menjadi pokok dalam Perppu ini. Perppu tersebut memposisikan ormas sebagai musuh, menurut persepsi pemerintah," kata Maneger.

Berdasarkan perppu itu, ormas yang ditengarai melanggar, Meneger menyimpulkan, "dapat setiap saat dibasmi". Perppu itu juga menegaskan arogansi negara karena mengabaikan serta meniadakan proses hukum dalam pembekuan kegiatan ormas.
Keempat, cacat pikir. Perppu itu memunculkan ketentuan pidana sebagaimana disebutkan dalam pasal 82A. Seseorang dapat dipidana karena secara langsung atau tidak langsung menjadi pengurus/anggota ormas yang terlarang dengan pidana. Bahkan, Perppu itu menambah berat pemidanaan dari maksimal lima tahun menjadi seumur hidup atau minimal lima tahun dan paling lama 20 tahun.

Kelima, cacat paham. Perppu itu adalah perubahan UU Ormas. Mengutip pendapat yang dikemukakan, Prof Syaiful Bakhri, Guru Besar Hukum Pidana pada Universitas Muhammadiyah Jakarta, perubahan yang pada pokoknya hendak menerapkan asas contrarius actus dalam pembubaran ormas menunjukkan kesesatan pemerintah terhadap konstitusi dan UU HAM serta UU Ormas.

"Penerbitan Perppu ini sebagai jalan pintas, syahwat kekuasaan dalam mengintervensi kebebasan bersyarikat warga negara," kata Maneger.
Terlepas berbagai cacat ketentuan yang diatur yang diharapkan sebagai jalan pintas, Maneger berpendapat, Perppu tersebut solusi yang terlalu mewah. Seharusnya pemerintah lebih fokus dalam mengakselerasi pengesahan KUHP dan KUHAP yang baru dan modern.

Dia menngingatkan, "sebuah negara yang menisbikan penegakan hukum yang adil dan beradab jelas akan mengantarkan sebuah rezim ke pintu gerbang otoritarianisme. Ini malapetaka, apabila tidak segera direnungkan". [viva.com]

COMMENTS

Nama

Berita,362,Daerah,19,Ekonomi,3,Hukum,6,Internasional,11,Keluarga,1,Nasional,329,Opini,15,Opini Anda,1,Opini Pakar,22,perppu,1,Perppu Ormas,10,Polling,1,SDA,4,Serba-serbi,3,Sosial,2,Suara Netizen,1,Suara Pakar,3,Video,7,Wawancara,1,
ltr
item
Kabar Nasional - Portal Berita Independen: Komnas HAM Ungkap Lima Cacat Perppu Ormas
Komnas HAM Ungkap Lima Cacat Perppu Ormas
https://2.bp.blogspot.com/-_LFVwBOxxfA/WWwBakCy_SI/AAAAAAAAAu0/x7dqJVwYqR8iFHIDGikIQPTX1zZ9wzJWACLcBGAs/s640/komnas%2Bham%2Bbeberkan%2Blima%2Bcacat%2Bperppu.JPG
https://2.bp.blogspot.com/-_LFVwBOxxfA/WWwBakCy_SI/AAAAAAAAAu0/x7dqJVwYqR8iFHIDGikIQPTX1zZ9wzJWACLcBGAs/s72-c/komnas%2Bham%2Bbeberkan%2Blima%2Bcacat%2Bperppu.JPG
Kabar Nasional - Portal Berita Independen
http://www.kabarnasional.com/2017/07/komnas-ham-ungkap-lima-cacat-perppu_91.html
http://www.kabarnasional.com/
http://www.kabarnasional.com/
http://www.kabarnasional.com/2017/07/komnas-ham-ungkap-lima-cacat-perppu_91.html
true
1475393274983693696
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy