Ketua Pansus Angket Sindir KPK Sudah Mirip Politisi

SHARE:



KABARNASIONAL, JAKARTA - Ketua Pansus angket KPK, Agun Gunandjar Sudarsa, menilai KPK dan para pendukungnya sedang "membajak" hak-hak Pansus. Dia menilai mereka telah mengalihkan permasalahan yang menjadi domain Pansus menjadi di luar dari mekanisme formil sebagaimana diatur konstitusi.

Di mata Agun, KPK kini tak lagi semata-mata aparat penegak hukum. "Bermain di tataran opini, KPK dan para pendukungnya jadi lebih mirip politisi," kata Agun dalam keterangan tertulisnya, Jumat 14 Juli 2017.

Politikus Partai Golkar ini juga menyebut KPK menerapkan standar ganda dalam bersikap. Hal itu menurutnya terlihat dari lembaga antirasuah itu yang hendak meminta dukungan eksekutif. "Di satu sisi mengatakan independen, tapi di sisi lain meminta Presiden untuk intervensi," ujar Agun.

Anggota Komisi III DPR ini juga mempertanyakan sikap KPK yang menolak keberadaan Pansus dengan bersandar pada pendapat pakar dan sejumlah dukungan tolak Pansus.

"Padahal sebagai penyelenggara negara mestinya KPK lebih terikat pada hukum negara, bukan pada pendapat pakar yang subjektif," ujar Agun.

Sebelumnya, KPK telah berkonsultasi dengan para pakar hukum tata negara untuk memenyikapi Pansus Angket bentukan DPR. Sebanyak 132 ahli hukum tata negara dari berbagai universitas di Indonesia telah memberikan kajiannya terkait Pansus Angket KPK.

"Mereka (para pakar) mengatakan, KPK bukan obyek dan di bawah eksekutif dan 132 ahli yang kami minta konsultasi berbeda dengan Yusril Ihza Mahendra," kata Laode dalam acara Indonesia Lawyer Club (ILC) di tvOne, Selasa 11 Juli 2017.

Kendati begitu, Laode membantah bahwa upaya KPK itu dalam rangka membangun opini untuk melawan Pansus hak angket. Ia berdalih, perbedaan pendapat antara pakar hukum tata negara sebagai hal yang wajar.

"Beda tafsir ini, kebetulan ada yang menjudicial review itu menanyakan kepada Mahkamah Konstitusi, sehingga kita tunggu saja keputusannya. Apakah membenarkan pendapat dari 132 profesor dan dosen senior yang mengajar hukum tata negara atau pendapat Yusril. Benar, ini akan diputuskan di pengadilan atau MK," katanya.

Menurut Laode, apapun hasilnya dari judicial review itu tentu pihaknya siap untuk menerimanya, begitu juga dengan DPR. (viva)

COMMENTS

Nama

Berita,362,Daerah,19,Ekonomi,3,Hukum,6,Internasional,11,Keluarga,1,Nasional,329,Opini,15,Opini Anda,1,Opini Pakar,22,perppu,1,Perppu Ormas,10,Polling,1,SDA,4,Serba-serbi,3,Sosial,2,Suara Netizen,1,Suara Pakar,3,Video,7,Wawancara,1,
ltr
item
Kabar Nasional - Portal Berita Independen: Ketua Pansus Angket Sindir KPK Sudah Mirip Politisi
Ketua Pansus Angket Sindir KPK Sudah Mirip Politisi
https://4.bp.blogspot.com/-5RNaNRg3SSk/WWnqsM7hofI/AAAAAAAAAuM/zSgdlGG8Q045faNZhtnndtu1429UuiKqwCLcBGAs/s640/agun%2Bgunandjar.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-5RNaNRg3SSk/WWnqsM7hofI/AAAAAAAAAuM/zSgdlGG8Q045faNZhtnndtu1429UuiKqwCLcBGAs/s72-c/agun%2Bgunandjar.jpg
Kabar Nasional - Portal Berita Independen
http://www.kabarnasional.com/2017/07/ketua-pansus-angket-sindir-kpk-sudah_33.html
http://www.kabarnasional.com/
http://www.kabarnasional.com/
http://www.kabarnasional.com/2017/07/ketua-pansus-angket-sindir-kpk-sudah_33.html
true
1475393274983693696
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy