Kapolri Sebut Demokrasi Indonesia Mengarah ke Liberal dan Berbahaya

SHARE:

Kapolri Tito di Ponpes Rembang


Kapolri Jenderal Tito Karnavial menyebut sistem demokrasi di Indonesia saat ini sudah mengarah ke sistem demokrasi liberal. Ini terliat dari kebablasannya kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat.
"Demokrasi kita lihat, mengarah pada liberal membuka kebebasan berserikat, berkumpul dan lainnya, ada dampak dan efek negatifnya," 
tegas Kapolri Jenderal Tito saat memberikan sambuta dalam Safari ramadhan di Pondok Pesantren (Ponpes) Radhlatul Thalibin, Leteh, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Selasa (6/6)

Dia menjelaskan, sesungguhnya sistem demokrasi yang dianut Indonesia sudah sangat baik. Kekuasaan berada di tangan rakyat, bukan otoriter maupun oligarki penguasa. Dengan kata lain, rakyat ikut menentukan ke mana arah bangsa. Sistem demokrasi di Indonesia tengah diuji dengan beragam persoalan.

"Saya melihat di tengah situasi bangsa sekarang ini terima ujian lagi. Demokrasi memang positif karena demokrasi sistem pemerintahan kuat," ucapnya.

Ujian lain berupa adanya ideologi kekerasan dan munculnya isu primordialisme dan kesukuan. Dampak ini lahir akibat kebebasan berpendapat yang seolah tanpa batasan. Dikhawatirkan mengarah pada perpecahan bangsa.

"Makin besar kebebasan menyampaikan idelogi yang tidak tepat bawa bangsa ini kepada ideologi kekerasan, mengentalnya primordialisme, kesukuan," bebernya.

Tito mencontohkan, konflik di Lampung yang membuktikan masih kuatnya isu primordialisme, kesukuan dan agama yang rentan memecah belah rakyat. Tito juga menceritakan konflik di Tanjung Balai yang memecah belah bangsa dengan isu ras dan kesukuan.

"Primordialisme keagamaan juga kita lihat. Menyentuh pada hal-hal sensitif berbasis agama. Bahkan tidak hanya antar agama tapi intra agama. Kamu keturunan anu, kamu barat, kamu timur tengah," jelasnya.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini berpendapat, sesungguhnya persoalan ini semua sudah diantisipasi oleh pendiri negara dengan menancapkan dasar negara berupa empat pilar. Keempat pilar itu diantaranya terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika.

"Diucapkan tiga kata satu tanah air, satu bangsa, satu bahasa. Kita lihat UUD 1945 dan Pancasila jadi dasar kita dan Bhineka Tunggal Ika karena founding father kita mengerti bangsa kita bangsa unik," ucapnya. [me]

COMMENTS

Nama

Berita,362,Daerah,19,Ekonomi,3,Hukum,6,Internasional,11,Keluarga,1,Nasional,329,Opini,15,Opini Anda,1,Opini Pakar,22,perppu,1,Perppu Ormas,10,Polling,1,SDA,4,Serba-serbi,3,Sosial,2,Suara Netizen,1,Suara Pakar,3,Video,7,Wawancara,1,
ltr
item
Kabar Nasional - Portal Berita Independen: Kapolri Sebut Demokrasi Indonesia Mengarah ke Liberal dan Berbahaya
Kapolri Sebut Demokrasi Indonesia Mengarah ke Liberal dan Berbahaya
https://3.bp.blogspot.com/-j3qSZp0W5CU/WTeawIzL8hI/AAAAAAAAAIo/-1J5HSOgf5IooJfzDQuhF1Pe9CvkeJR9wCLcB/s640/kapolri%2Btito%2Bkarnavian%252C%2Bkabar%2Bnasional.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-j3qSZp0W5CU/WTeawIzL8hI/AAAAAAAAAIo/-1J5HSOgf5IooJfzDQuhF1Pe9CvkeJR9wCLcB/s72-c/kapolri%2Btito%2Bkarnavian%252C%2Bkabar%2Bnasional.jpg
Kabar Nasional - Portal Berita Independen
http://www.kabarnasional.com/2017/06/kapolri-sebut-demokrasi-indonesia_6.html
http://www.kabarnasional.com/
http://www.kabarnasional.com/
http://www.kabarnasional.com/2017/06/kapolri-sebut-demokrasi-indonesia_6.html
true
1475393274983693696
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy